Rasa Kagum Akan Jiwa Anak Muda Peduli Taman
ada juga blog yang nayangin tentang TAMAN..!!!
aku terharu…..karena pada akhirnya ada juga orang yang peduli akan keadaan taman ini…!!! pa lagi taman-taman yang berada di kota tercinta, Semarang.
ada juga blog yang nayangin tentang TAMAN..!!!
aku terharu…..karena pada akhirnya ada juga orang yang peduli akan keadaan taman ini…!!! pa lagi taman-taman yang berada di kota tercinta, Semarang.
SEMARANG - Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Semarang meminta warga untuk ikut merawat taman kota, di jalan protokol maupun di permukiman.
Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Masdiana Safitri mengatakan, bentuk partisipasi masyarakat itu antara lain dengan penyiraman dan pemangkasan taman-taman yang ada di dekat permukiman. Kegiatan semacam itu bisa dilakukan dengan cara gotong royong, bersama kecamatan dan kelurahan.
“Mungkin pemangkasan tanaman dapat dilakukan sepekan sekali dan penyiramannya dapat setiap hari yang dilakukan pihak kelurahan bersama-sama warga sekitar,” kata dia.
Menurutnya, perawatan taman kota tidak dapat berjalan tanpa partisipasi masyarakat. Hal itu karena jumlah taman yang ada di Semarang mencapai ratusan. “Tanpa partisipasi warga untuk merawat tanaman, keindahan kota sulit terwujud,” katanya, Senin (26/3).
Bentuk partisipasi warga itu, antara lain dengan cara tidak membuang sampah di dalam taman, atau mengambil tanaman untuk keperluan pribadi.
“Kecamatan atau kelurahan yang ingin mempercantik taman-taman di pemukiman, dapat meminta bantuan kepada kami. Namun dengan catatan jika stok tanaman yang kami milik masih ada,” kata dia.
Masdiana mengatakan, salah satu persoalan yang hingga kini masih dihadapinya adalah ulah tangan jahil. Mereka sering merusak atau mengambil tanaman hias, yang tumbuh di jalan-jalan protokol. “Tidak sedikit tanaman hias yang telah kami tanam, rusak atau hilang akibat ulah mereka. Seingat saya, sekitar 40-50 tanaman yang tersebar di berbagai taman kota di Semarang raib,” ujarnya.
Perawatan taman-taman besar di tengah kota seperti di Bundaran Bubakan, Tugu Muda, dan depan kantor Pertamina UPMS IV merupakan tugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman. Proses penyiraman dengan menggunakan mobil tangki atau melalu pipa yang sudah terpasang di dalam taman itu. ”Kami tinggal membuka kran yang ada di taman itu,” kata dia. (H36-74)
sumber: www.suaramerdeka.com
Well, sebagai warga yang baik,, kita emang udah seharusnya ikut merawat segala fasilitas publik. Termasuk disitu adalah taman kota yang menjadi milik kita bersama. Jangan hanya cuma mengandalkan tukang sapu dan dinas kebersihannya aja. Dengan ikut merawat taman kota, semua akan berdampak positif kembali pada kita sendiri…
So,, keep breathing…
Semarang adalah salah satu kota tropis di Indonesia. Terik matahari sangat terasa panasnya di siang hari. Berkaitan dengan hal tersebut, maka Semarang juga memiliki beberapa ruang terbuka hijau yang jumlahnya masih cukup seimbang dengan luas wilayah di Semarang dan kepadatannya.
Beberapa taman yang dapat dijumpai di Semarang antara lain Taman Tabanas, Taman Tugu Muda, Taman Singosari, Taman KB, Taman Diponegoro dan lain-lain. Masih banyak juga ruang terbuka hijau baik dalam skala besar maupun kecil.
Untuk Taman Diponegoro sendiri, menurut survey yang dilakukan oleh harian Suara Merdeka, merupakan taman yang paling digemari oleh masyarakat Semarang untuk saat ini karena estetika nya. Dibandingkan dengan taman yang lain di Semarang, Taman Diponegoro memang memiliki potensi untuk dimaksimalkan. Di sana sudah memiliki beberapa unsur yang baik seperti tanaman dan pohon yang hijau dan rindang, memiliki bangku taman, lampu taman yang cukup terang.
Namun yang menjadi kendala pada taman tersebut adalah akses dan keterjangkauan ke lokasi tersebut. Taman tersebut memang diletakkan sebagai bundaran jalan dari arah Sultan Agung, Gajah Mungkur, RS Elizabeth, dan menuju pusat kota (Simpang Lima). Dengan adanya arus lalu lintas sibuk seperti itu membuat orang yang ingin menuju Taman Diponegoro menjadi malas dan takut untuk menyebrang.
Usul dari kami, sesaknafas01, jika anda ingin menikmati suasana sejuk dan hijau di sana, parkirkan kendaraan anda di toko Tong Hien atau pertokoan yang ada di seberang Taman Diponegoro. Disana ada cukup lahan parkir sehingga tidak perlu bingung jika anda membawa kendaraan untuk kesana. Selain itu, banyak kegiatan yang bisa dilakukan seperti berolahraga, bermain bersama keluarga atau teman-teman, dan lain-lain. Jadi, anda juga bisa membawa bekal kesana dan jangan lupa untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.
Let’s make our city garden alive and make it a better place for us!
Keep breathing
Perkenalkan….
Kami adalah sekelompok anak muda yang berpikiran maju demi masa depan yang lebih baik dan concern terhadap hal-hal yang berkaitan dengan ruang terbuka hijau. Kami adalah calon planner yang menginginkan wilayah & kota tempat tinggal kita yang lebih baik. Kami menyebut diri kami “Sesak Nafas 01″
Kenapa sesak nafas??
Simple question and with a simple answer…
Dalam konteks Planologi…
Kota tanpa taman sama dengan sesak nafas…
Bayangkan kalau pada sebuah ruang, wilayah, atau kota, semua terdiri dari bangunan padat, diiringi oleh berbagai kendaraan bermotor, dan polusi di mana-mana… Masih tidak peduli dengan taman kota??
Silahkan renungkan….
about 01 nya,, simple juga…itu karena kami kelompok 01 dalam tugas mata kuliah teknik komunikasi jurusan perencanaan wilayah dan kota UNDIP…
Well,that’s our introduction… Semoga blog ini bermanfaat!
Keep breathing….
Well,
ini masih uji coba weblog tugas dulu…
ntar bakal di maintance lagi deh…
hehehe
stay tune